Gambar

mobile massage kerik


mobile massage kerik

sarana kerik

 

Kerik memang sudah di kenal sejak jaman dahulu dan menjadi tradisi masyarakat di pulau jawa,sarana untuk mengatasi berbagai keluhan di saat tubuh terasa demam, kepala pusing, badan lunglai, gejala flu, masuk angin. Jika anda manusia modern, maka usaha pertama adalah dengan mencari obat-obatan ke apotik atau toko obat.
Tapi ketika sarana obat-obatan sudah tidak mampu lagi mengobati sakit anda.
cobalah pengobatan alternatif yang sudah dipercaya selama turun temurun dari nenek moyang kita yaitu kerik
Kerikan adalah salah satu cara pengobatan tradisional yang dilakukan dengan cara menggosok tubuh dengan minyak dan uang koin sebagai alat pengeriknya atau bawang merah untuk  yang balita , yang selanjutnya menghasilkan guratan merah pada kulit.
Dan masyarakat meyakini dengan tehnik kerik mulai dari bagian tubuh leher, bahu, punggung, dada atau pinggang. atau bisa saja dilakukan pada seluruh bagian tubuh, kecuali pada bagian tubuh yang mempunyai kelenjar cairan.
Pada proses kerik, terjadi suatu reaksi inflamasi atau radang, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah dan pengeluaran mediator inflamasi.
Aliran darah menjadi lancar jika dikerok atau dipijat sehingga lebih banyak oksigen dan nutrisi yang tersedia untuk jaringan otot.
Zat-zat yang menyebabkan rasa pegal dapat segera dibawa aliran darah untuk dibuang atau dinetralkan.

mobile massage kerik

pijat kerik

Kerikan tidak berbahaya asalkan tidak dilakukan terlalu sering, jika terus-terusan kerikan, itu bisa mengakibatkan banyak pembuluh darah kecil dan halus pecah.
Kerikan juga dapat menimbulkan kecanduan karena efek hormon endorfin yang dikeluarkan karena kerikan
Kerik ternyata tidak boleh sembarangan, tidak boleh asal kerik saja.
Dan jangan heran pula jika yang bisa dan ahli kerik ternyata hanya orang Indonesia., umumnya pada masyarakat Jawa.
Kerik dapat menggunkaan alat bantu berupa uang koin, keramik, plastic, batu giok, potongan jahe, atau potongan bawang, dan lain sebainya. Prinsipnya adalah menggunakan alat bantu yang tumpul sehingga tidak melukai permukaan kulit. Karena  tujuan dasar  kerik adalah memberikan rangsang pada kulit bagian luar tubuh.
Usahakan tubuh pasien dalam keadaan bersih. Kalau masih bisa berdiri, usahakan mandi terlebih dahulu.
Orang yang mau dikerik ditidurkan telungkup, usahakan dalam posisi senyaman mungkin.
Aktifkan sarana hiburan, hal ini akan sangat membantu mengurangi kebosanan saat mengerik.
Bahan pelicin yang umum digunakan untuk kerik biasanya berupa minyak kayu putih, reumason, baby oil, minyak jahe,minyak zaitun,handbody atau minyak kelapa.
Tapi disarankan agar menggunakan bahan pelicin yang juga dapat memberikan efek hangat pada tubuh agar memiliki efek rangsang yang lebih kuat pada permukaan kulit bagian luar.
Maka jika terpaksa menggunakan minyak kelapa sebaiknya dicampur dulu dengan jahe, kencur, sereh,laos, bawang.
Dengan menggunakan bahan pelicin maka kulit tidak menjadi luka atau lecet, tetapi efek rangsang panas tetap tercapai.
Untuk mempersiapkan tubuh, agar tidak kaget saat dikerik, usapkan minyak gosok ke punggung terlebih dahulu.
Mulailah mengerik dari punggung kanan, diawali dari sebelah kanan tulang belakang ke arah luar.
Arah pengerokan mengikuti tulang rusuk, menghasilkan garis melengkung.
Koin agak ditekan, jangan terlalu kuat dan jangan terlalu lemah, sedang-sedang saja dan lakukan berulang-ulang dengan arah yang sama.
Jika dalam 15 kali kerik warna berubah menjadi merah, berarti pasien benar-benar sedang sakit. Sedangkan jika tidak merah, sebaiknya hentikan saja, karena hanya akan menyiksa kulit pasien jadi lecet-lecet.
Sebaiknya kerik dilakukan dari arah atas ke bawah .
Setelah usai mengerik siapkan handuk untuk membersihkan sekaligus memijat punggung.
Minumlah yang hangat jika ada minuman (STMJ) susu,telur,madu dan jahe .
Langsung istirahat agar tubuh lebih cepat mendapatkan pemulihan dan penyembuhan diri
Dalam waktu 3 hari tidak ada perubahan, sebaiknya konsultasi ke dokter, karena pada dasarnya kerikan merupakan terapi awal
TUHAN lah yang MAHA PENYEMBUH…….Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


.

Iklan