Gambar

kurma untuk ibu hamil


ibu hamil;


Memulihkan tenaga setelah proses persalinan

Buah kurma dalam AI-Qur’an dan Sunnah Nabi adalah makanan yang sangat baik yang diandalkan sejak zaman para Nabi dulu. Didalam Al-Qur’an kurma disebut sebanyak 24 kali antara lain dalam surat Maryam ayat 25-26 yaitu ketika maryam akan melahirkan putranya Nabiyulloh ‘Isa’Alaihi Salam. Alloh SWT memerintahkan beliau untuk menggoyangkan pohon kurma yang menjadi sandarannya kemudian beliau diperintahkan makan buah kurma yang jatuh didekatnya, maka sejak saat itu buah kurma merupakan makanan terbaik dan obat yang sangat mujarab bagi ibu hamil dan pasca melahirkan dari zaman kezaman.
Kurma kaya akan kandungan phospate, boron, pottasium dan calcium. Kadar besi dalam kurma mengatur pembentukan hoemoglobin pada sel darah merah dan mencegah anemia,terutama pada ibu hamil. Calcium dan phostpate adalah komponen penting untuk mengatur kepadatan tulang pada anak-anak. Kadar energi yang tinggi pada kurma cocok untuk olahragawan dan pekerja berat. Kurma juga mengandung mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh
Di dalam kurma terdapat semacam hormon (potuchsin) yang berkhasiat mengecilkan pembuluh darah dalam rahim sehingga bisa membantu mengecilkan rahim usai persalinan sekaligus mencegah perdarahan rahim.

Memperlancar produksi ASI. Kandungan zat besi dan kalsium yang terdapat dalam kurma adalah pembentuk ASI yang sangat baik. Karenanya ibu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi kurma supaya produksi ASI-nya lancar.

Memulihkan tenaga setelah proses persalinan. Di dalam sebutir kurma terdapat protein 1,8-2 persen, serat 2-4 persen, glukosa 50-57 persen. Buah ini sangat bermanfaat dikonsumsi usai proses persalinan karena bisa mengembalikan tenaga ibu dalam waktu singkat. Kandungan gula yang terdapat dalam kurma adalah jenis glukosa yang mudah diserap tubuh sehingga aman untuk penderita diabetes.

Iklan